Apa Itu Tes TIU Sekolah Kedinasan?

Tes Intelegensi Umum (TIU) adalah tes mengukur kompetensi peserta yang berhubungan dengan hal kemampuan verbal, numerik, logika, dan analisis. TIU juga masuk menjadi salah satu ini bagian dari Tes Kompetensi Dasar (TKD) Sekolah Kedinasan.

Apa Saja Materi Tes TIU Sekolah Kedinasan?

Adapun materi penting dalam Tes Intelegensi Umum (TIU) ini adalah sebagai berikut:

  1. Kemampuan verbal
    Materi pertama yang harus kamu pelajari untuk menghadapi TIU adalah kemampuan verbal. Materi ini mempunyai arti yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulis. Materi ini bertujuan untuk menilai efektifitas pelayanan menggunakan bahasa yang merupakan salah satu elemen penting dalam tugas mereka sehari-hari. Dengan cara yang beragam akan dilihat kemampuan berbahasa, membaca dan memahami kata tertulis.
  2. Kemampuan Numerik
    Kemampuan numerik adalah materi TIU yang juga wajib kamu pelajari. Materi ini berisi kemampuan untuk melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka. Materi ini berkaitan dengan kecermatan dan kecepatan dalam penggunaan fungsi-fungsi hitung dasar. Bisa juga dikatakan bahwa tes ini dapat mengungkap kemampuan intelektual seseorang terutama kemampuan bernalar dalam berhitung dan berfikir secara logis. Hal lain yang akan terlihat juga adalah kemampuan kuantitatif, ketelitian, dan keakuratan seseorang dalam mengerjakan sesuatu.
  3. Kemampuan berpikir logis
    Kemampuan berpikir logis adalah kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematis. Kemampuan berpikir secara logis bertujuan untuk membuat dan menentukan suatu hukum yang akan digunakan oleh masyarakat. Sebagai calon mahasiswa, materi TIU yang satu ini adalah salah satu materi yang diujikan dalam tes intelegensi umum dan sebagai calon mahasiswa tentunya diwajibkan untuk berfikir secara logis.
  4. Kemampuan berpikir analitis
    Sedangkan materi TIU yang terakhir adalah kemampuan berpikir analitis. Dapat diartikan sebagai kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik. Dengan menganalisis, kemampuan memisahkan materi atau informasi ke dalam bagian-bagiannya yang perlu, mencari hubungan antara bagian-bagiannya, serta mampu melihat komponen-komponennya, hingga bagaimana komponen-komponen itu berhubungan dan terorganisasikan, dan juga dapat membedakan fakta dari khayalan. Kemampuan ini adalah kemampuan kognitif dasar yang seharusnya dimiliki oleh calon mahasiswa. Kemampuan berpikir analisis juga termasuk kemampuan menyelesaikan soal yang tidak rutin, menemukan hubungan, membuktikan dan mengomentari bukti, dan merumuskan serta menunjukkan benarnya suatu generalisasi, tetapi baru dalam tahap analisis belum dapat menyusun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *