Managemen Kesehatan 1

NASKAH SOAL

PENGELOLAAN REKAM MEDIS

By: Nofri Heltiani, S.Si, M.Kes

 

1.   Tn. Y datang dan berobat ke Poliklinik THT RSU Mutiara Bunda Bengkulu sebagai pasien baru, akan tetapi Tn. Y tidak diberi KIB serta KIUP oleh perekam medis di loket pendaftaran dan hanya memiliki nomor rekam medis yang dicatat dalam buku register. apabila Tn Y datang berobat kembali, maka akan perekam medis di loket pendaftaran akan melihat buku register dengan menanyakan nama dan tanggal kunjungan terakhir berobat dan Tn. Y akan mendapatkan nomor rekam medis yang baru. Sistem penomoran pada RSU Mutiara Bunda Bengkulu dikenal dengan?…

a.   Serial Numbering System

b.   Unit Numbering System

c.   Serial-Serial Numbering System

d.   Unit-Unit Numbering System

e.   Serial Unit Numbering System

 

2.   By. Ny. N harus dirawat insentif di ruang perina RSU Ummi Bengkulu karena memiliki Hb 10.6 pada saat dilahirkan pada tanggal 14 Agustus 2017 dan harus ditransfusi sebanyak 2 kantong darah. By. Ny. N mendapatkan KIB dan KIUP sebagai pasien baru serta memiliki nomor rekam medis yang dapat dipergunakan untuk semua pelayanan kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan RSU Ummi Bengkulu. Sistem penomoran pada RSU Ummi Bengkulu dikenal dengan?…

a.     Serial Numbering System

b.    Unit Numbering System

c.     Serial-Serial Numbering System

d.     Unit-Unit Numbering System

e.     Serial Unit Numbering System

 

3.   Tn. Z datang dan berobat ke Poliklinik Syaraf RSU MMC Bengkulu sebagai pasien lama untuk kontrol rutin setiap bulannya. Setiap kali kunjungan Tn. Z diberikan nomor rekam medis yang sama oleh perekam medis di loket pendaftaran. Setelah selesai kontrol berkas rekam medis Tn. Z akan dibawa ke ruang filing, dikarenakan Tn. Z adalah pasien lama maka perekam medis akan mencari berkas rekam medis terdahulu dan menggabungkan dengan berkas rekam medis saat ini. Sistem penomoran pada RSU MMC Bengkulu dikenal dengan?…

a.   Serial Numbering System

b.   Unit Numbering System

c.   Serial-Serial Numbering System

d.   Unit-Unit Numbering System

e.   Serial Unit Numbering System

 

4.   Pada tanggal 13 Agustus 2017 Ny. N datang dan menginap sebagai pasien baru di RSU Ummi Bengkulu untuk menjalani section ceasar  pada kehamilan pertama dikarenakan plasenta perivia totalis. Setelah lahir bayi Ny. N ternyata harus dirawat insentif di ruang perina karena didiagosa anemia dan harus mendapatkan transfusi darah. Bagaimanakah sistem penamaan pada bayi Ny. N yang belum sempat diberi nama?…

a.   By.

b.   Ny. N

c.   By. Ny. N

d.   Ny. N. By

e.   By. N. Ny

 

5.   Ny. R datang dan berkunjung ke Poliklinik Kandungan RSU Ummi Bengkulu untuk kontrol rutin kandungannya, setelah Ny. R selesai kontrol maka berkas rekam medisnya akan disimpan. Dimanakah berkas rekam medis Ny. R disimpan? …

a.   Di Poliklinik Kandungan

b.   Di Loket Pendaftaran

c.   Di Loket Pendaftaran Rawat Jalan

d.   Di Loket Pendaftaran Rawat Inap

e.   Di Ruang Penyimpanan (Filing)

 

6.   Tn. A berkunjung dan berobat ke Poliklinik Jantung RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu untuk kontrol rutin terhadap penyakit jantung yang dideritanya akibat hobinya yang suka sekali merokok, setelah beberapa hari kontrol Tn. A merasa sesak dan nyeri pada dadanya sehingga Tn. A harus dirawat di ICCU. Berkas rekam medis Tn. A (baik rawat jalan maupun rawat inap) dijadikan satu folder dan disimpan di satu tempat. Metode penyimpanan berkas rekam medis ini dikenal dengan?…

a.   Filing

b.   Sentralisasi

c.   Desentralisasi

d.   Penjajaran

e.   Retensi

 

7.   Nn. F merupakan pasien lama RSU Ummi Bengkulu dan rutin berkunjung dan berobat serta menginap karena penyakit yang dideritanya sejak lahir. Berkas rekam medis Nn. F (baik rawat jalan maupun rawat inap) dijadikan satu folder dan disimpan di satu tempat untuk menghindari terjadinya duplikasi informasi. Metode penyimpanan berkas rekam medis Nn. F di RSU Ummi Bengkulu merupakan metode?…

a.   Filing

b.   Sentralisasi

c.   Desentralisasi

d.   Penjajaran

e.   Pemisahan

 

8.   Tn. D berkunjung dan berobat ke Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Kota Bengkulu untuk kontrol rutin batu ginjal yang bersarang di ginjalnya. Setelah beberapa hari kontrol Tn. D merasa nyeri pada perut bagian kiri, sehingga Tn. D dibawa ke rumah sakit dan harus dirawat secara insentif. Berkas rekam medis Tn. D (baik rawat jalan maupun rawat inap) disimpan terpisah di beberapa tempat pelayanan. Metode penyimpanan berkas rekam medis ini dikenal dengan?…

a.   Filing

b.   Sentralisasi

c.   Desentralisasi

d.   Penjajaran

e.   Retensi

 

9.   An. A berusia 9 bulan berkunjung ke Poliklinik Anak RSUD Kota Bengkulu untuk imunisasi campak. Setelah An. A selesai imunisasi maka berkas rekam medisnya disimpan di ruang filing rawat jalan agar relatif menjadi lebih dekat penyimpanannya dengan unit pelayanan yang membutuhkan dan berkas rekam medis tidak mudah menjadi tebal, akan tetapi hal ini berdampak pada sulit saat melakukan pengawasan terhadap pelayanan rekam medis. Metode penyimpanan berkas rekam medis An. A di RSUD Kota Bengkulu merupakan metode?…

a.   Filing

b.   Sentralisasi

c.   Desentralisasi

d.   Penjajaran

e.   Pemisahan

 

10.   Unit Rekam Medis RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu melakukan  penataan berkas rekam medis pasien di dalam rak penyimpanan agar pada saat pasien datang, berkunjung dan berobat tidak menimbulkan kesulitan dalam pencarian berkas rekam medis. Sistem ini dikenal dengan?…

a.   Filing

b.   Penjajaran

c.   Retensi

d.   Pemisahan

e.   Pemusnahan

 

11.   Perekam medis RSUD Bengkulu Tengah sedang melakukan penjajaran berkas rekam medis pasien rawat jalan setelah berkas rekam medis kembali ke ruang filing 1×24 jam, dengan cara berkas diurutkan menurut abjad A menuju Z. Metode penjajaran berkas rekam medis ini dikenal dengan?…

a.   Alfabetik

b.   Alfabetik Murni

c.   Alfabetik Fonetik

d.   Alfabetik Soundex

e.   Alfabetik Soundex Fonetik

 

12.   Perekam medis RSUD Bengkulu Tengah melakukan penataan berkas rekam medis 4 orang pasien yaitu Rafi Ihsan, Rafa Mahindra, Rafael RM dan Rafie Nabil berkunjung dan berobat di poliklinik dengan cara berkas diurutkan menurut abjad dan dengan mempedomani file nothing before something. Bagaimanakah Penataan berkas rekam medis?

a.   Rafi Ihsan, Rafa Mahindra, Rafael RM,Rafie Nabil

b.   Rafi Ihsan, Rafie Nabil, Rafa Mahindra, Rafael RM

c.   Rafael RM, Rafa Mahindra, Rafie Nabil, Rafi Ihsan

d.   Rafa Mahindra, Rafael RM, Rafi Ihsan, Rafie Nabil

e.   Rafa Mahindra, Rafael RM, Rafie Nabil, Rafi Ihsan

 

13.   Penataan berkas rekam medis dengan cara mengurutkan berkas berdasarkan abjad dapat menyebabkan, kecuali?…

a.   Misfile

b.   Kerahasiaan berkas rekam medis kurang terjaga

c.   Isi rekam medis mudah diketahui oleh orang yang tidak berhak atas rekam medis tersebut

d.   Berkas rekam medis mudah dicari apabila tahu nama pasien yang dicari

e.   Berkas rekam medis mudah ditemukan

 

14.   Perekam medis RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu sedang melakukan penjajaran berkas rekam medis setelah berkas rekam medis kembali ke ruang filing dengan berpedoman pada nomor rekam medis yang tercantum pada folder rekam medis. Metode penjajaran berkas rekam medis ini dikenal dengan?…

a.   Nomor Rekam Medis

b.   Numerik

c.   Straight Numerical Filing

d.   Terminal Digit Filing

e.   Middle Digit Filing

 

15.   Perekam medis RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu sedang melakukan penataan berkas rekam medis yang telah kembali ke ruang filing, dengan nomor rekam medis 12-27-65, 12-27-66, 12-27-68 dan 12-27-69. Metode penjajaran berkas rekam medis ini dikenal dengan?…

a.   Nomor Rekam Medis

b.   Numerik

c.   Straight Numerical Filing

d.   Terminal Digit Filing

e.   Middle Digit Filing

 

16.   Di ruang filing RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu sedang terjadi kesibukan di bagian tertentu, umumnya di bagian rekam medis baru yang disebabkan karena pasiennya masing sering datang untuk berkunjung ulang dan penempatan berkas rekam medis secara urut angka langsung di satu sub rak sehingga menyebabkan waktu pelayanan rekam medis menjadi kurang efektif. Metode penjajaran berkas rekam medis ini dikenal dengan?…

a.   Nomor Rekam Medis

b.   Numerik

c.   Straight Numerical Filing

d.   Terminal Digit Filing

e.   Middle Digit Filing

 

17.   Penataan berkas rekam medis dengan cara urut angka langsung di satu sub rak hingga penuh, kemudian pindah mengisi sub rak berikutnya dapat menyebabkan, kecuali?…

a.   Misfile

b.   Kerahasiaan berkas rekam medis kurang terjaga

c.   Isi rekam medis mudah diketahui oleh orang yang tidak berhak atas rekam medis tersebut

d.   Berkas rekam medis mudah dicari apabila tahu nama pasien yang dicari

e.   Berkas rekam medis mudah ditemukan

 

18.   Perekam medis RS. Rafflesia Bengkulu sedang melakukan penataan berkas rekam medis yang telah kembali ke ruang filing, dengan nomor rekam medis 12-27-65, 13-27-65, 14-27-65 dan 15-27-65. Metode penjajaran berkas rekam medis ini dikenal dengan?…

a.   Nomor Rekam Medis

b.   Numerik

c.   Straight Numerical Filing

d.   Terminal Digit Filing

e.   Middle Digit Filing

 

19.   Perekam medis RS. Raffesia Bengkulu melakukan penataan 4 berkas rekam medis yang telah kembali ke ruang filing dengan nomor rekam medis 99-27-65, 01-28-65, 98-27-65 dan 00-28-65. Bagaimanakah penataan rekam medis?

a.   00-28-65, 01-28-65, 98-27-65, 99-27-65

b.   99-27-65, 98-27-65, 01-28-65, 00-28-65

c.   98-27-65, 99-27-65, 00-28-65, 01-28-65

d.   00-28-65, 01-28-65, 99-27-65, 98-27-65

e.   99-27-65, 98-27-65, 00-28-65, 01-28-65

 

20.   Metode sistem angka akhir pada penjajaran nomor rekam medis dibagi menjadi 3 kelompok, yaiu digit primer, digit sekunder dan digit tersier, sehingga untuk lebih mempermudahkan operasionalnya maka metode ini sering sekali dikembangkan dengan menggunakan kode warna (color coding) pada digit?…

a.   Primer

b.   Sekunder

c.   Tersier

d.   Sekunder dan Tersier

e.   Primer, Sekunder dan Tersier.

 

21.   Perekam medis RS. Sapta Bakti Bengkulu sedang melakukan penataan berkas rekam medis yang telah kembali ke ruang filing, dengan nomor rekam medis 65-27-99, 65-27-98, 66-27-01 dan 66-27,00 Metode penjajaran berkas rekam medis ini dikenal dengan?…

a.   Nomor Rekam Medis

b.   Numerik

c.   Straight Numerical Filing

d.   Terminal Digit Filing

e.   Middle Digit Filing

 

22.   Perekam medis RS. Raffesia Bengkulu melakukan penataan 4 berkas rekam medis yang telah kembali ke ruang filing dengan nomor rekam medis 65-27-99, 65-27-98, 66-27-01 dan 66-27,00. Bagaimanakah penataan berkas rekam medis yang benar adalah?…

a.   65-27-99, 65-27-98, 66-27-01, 66-27-00

b.   65-27-98-65-27-99, 66-27-01, 66-27-00

c.   65-27-98, 65-27-99, 66-27-00, 66-27-01

d.   66-27-00, 66-27-01, 65-27-98, 65-27-99

e.   65-27-99, 66-27-01, 65-27-98, 66-27-00

 

23.   Ny. B berkunjung dan berobat ke poliklinik kandungan RSU Ummi Bengkulu untuk kontrol rutin kandungannya. Setelah Ny. B selesai kontrol kandungan maka berkas rekam medis disimpan di ruang filing, akan tetapi penempatan berkas rekam medis dengan nomor rekam medis 10-15-05 tidak sesuai dengan sub rak seharusnya dikarenakan perekam medis melihat dan mengingat nomor rekam medis 10-15-05 sebagai 10-51-05. Peristiwa ini dikenal dengan?

a.   Misfile

b.   Misfile transpose

c.   Misfile transcrips

d.   Misfile transpore-transcrips

e.   Human Error

 

24.   Pada tanggal 10 April 2018 Ny. N datang dan berkunjung ke Klinik Kandungan Fadilah sebagai pasien baru dengan urutan nomor kunjungan 26 untuk kontrol kandungannya. Setelah Ny. N selesai kontrol kandungan maka berkas rekam medis disimpan dengan cara nomor urut kunjungan-tanggal pelayanan-bulan pelayanan, sehinggan Ny. N memiliki nomor rekam medis 26-10-04. Sistem penjajaran ini dikenal dengan?…

a.   Alfabetik

b.   Numerik

c.   Kronologis

d.   Kasus

e.   Wilayah

 

25.   Pengelolaan berkas rekam medis di Puskesmas yang paling tepat adalah sistem penjajaran?…

a.   Alfabetik

b.   Numerik

c.   Kronoligis

d.   Kasus

e.   Wilayah (family folder)

 

26.   Tambahan kode khusus pada berkas rekam medis yang digunakan untuk satu keluarga dalam sistem penyimpanan berkas rekam medis di Puskesmas digunakan untuk menandai?…

a.     Kode rekam medis keluarga

b.     Kode rekam medis Ayah

c.     Kode rekam medis Ibu

d.     Kode rekam medis Ayah dan Ibu

e.     Kode rekam medis Ayah, Ibu dan Anak

 

27.   Tn. Z merupakan pasien lama RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu dengan riwayat penyakit stroke dengan tanggal terakhir berobat 13 September 2015 dan Tn. Z tidak pernah datang kembali untuk berobat. Pada tahun berapakah berkas rekam medis Tn. Z menjadi berkas rekam medis inaktif?…

a.   13 September 2019

b.   14 September 2019

c.   13 September 2020

d.   14 September 2020

e.   14 September 2021

 

28.   Berkas rekam medis inaktif Tn. Z terhitung pada tanggal 14 September 2020 dan Tn. Z tidak pernah datang kembali untuk berobat, sehingga berkas rekam medis Tn. Z akan dimusnahkan pada tahun?..

a.   14 September 2020

b.   14 September 2021

c.   15 September 2021

d.   14 September 2022

e.   15 September 2022

 

29.   An. S datang dan menginap di RS. Tiara Sella Bengkulu dengan usia 11 bulan dan diagnosa penyakit demam berdarah sehingga harus mendapatkan perawatan intensif pada tanggal 5 Juni 2012 dan An. S boleh pulang pada tanggal 11 Juni 2012. Selama 5 tahun terakhir An. S tidak pernah datang dan berobat kembali ke RS. Tiara Sella Bengkulu sehingga berkas rekam medisnya menjadi inaktif pada tahun 2017. Pada tanggal 22 Juli 2018 An. S datang dan menginap kembali dengan diagnosa yang sama, maka berkas rekam medis akan diambil kembali dari rak penyimpanan inaktif dan setelah digunakan untuk pelayanan, berkas rekam medis tersebut akan disimpan di?…

a.   Loket Pendaftaran

b.   Poliklinik

c.   Ruang Perawatan

d.   Ruang Filing Berkas Rekam Medis Aktif

e.   Ruang Filing Berkas Rekam Medis Inaktif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *