Managemen Kesehatan 6

KUMPULAN SOAL VINYET

MANAJEMEN REKAM MEDIS KETENTUAN DAN PROSEDUR PENYIMPANAN LAINNYA

By: Nofri Heltiani, S.Si, M.Kes

 

1.   Perekam medis di bagian assembling menerima berkas rekam medis dari rawat jalan, gawat darurat dan rawat inap untuk dilakukan perakitan sesuai dengan kronologi penyakit pasien yang bersangkutan, kemudian berkas rekam medis dilakukan analisis kuantitatif dan kualitatif. Setelah berkas rekam medis dinyatakan lengkap baru rekam medis akan disimpan di rak filing.  

Apakah yang dilakukan perekam medis pertama kali pada saat menerima berkas rekam medis tersebut?

a.   Menyortir berkas rekam medis yang diterima berdasarkan nomor rekam medis.

b.   Merakit kembali berkas rekam medis sesuai dengan kronologi penyakit pasien yang bersangkutan.

c.   Menganalisis kuantitatif berkas rekam medis.

d.   Menganalisis kualitatatif berkas rekam medis.

e.   Memfilingkan berkas rekam medis.

Alasan:

Pada saat rekam medis dikembalikan ke bagian rekam medis, berkas rekam medis tersebut harus disortir berdasarkan nomor rekam medisnya sebelum disimpan. Hal ini bertujuan untuk membantu menemukan rekam medis yang diperlukan tetapi ada dalam tempat penyimpanan dan memudahkan pekerjaan penyimpanan.

 

2.   Perekam medis di RS.X memiliki waktu dinas dari pukul 08.00 s.d 16.00 WIB  untuk memberikan pelayanan rekam medis setiap harinya sedangkan RS.X beroperasi 24 jam setiap harinya untuk memberikan pelayanan medis kepada masyarakat yang mengalami keluhan pada kesehatannya.

Apakah yang harus dilakukan perekam medis apabila waktu dinasnya telah selesai?

a.   Menyiapkan formulir rekam medis berdasarkan kasus dan memberikannya kepada Instalasi Gawat Darurat dan Instalasi Rawat Inap.

b.   Menyiapkan rekam medis sementara dan memberikannya kepada Instalasi Gawat Darurat dan Instalasi Rawat Inap.

c.   Tidak mengunci pintu instalasi rekam medis agar petugas yang memerlukan rekam medis bisa mengambil langsung di rak penyimpanan.

d.   Memberikan kunci instalasi rekam medis kepada Instalasi Gawat Darurat dan Instalasi Rawat Inap yang membutuhkan.

e.   Menyediakan rak rekam medis di setiap Intalasi (rawat jalan, rawat darurat dan rawat inap)

Alasan:

Hanya petugas rekam medis yang dibenarkan menangani rekam medis, terkecuali diberikan kepada pegawai rumah sakit yang bertugas pada sore hari dan pada malam hari. Dokter, staf rumah sakit, pegawai dari bagian lain tidak dibenarkan mengambil rekam medis dari tempat penyimpanannya.

Pada waktu sore hari petugas-petugas kamar-kamar akan mengawas peraturan harus menyimpan rekam medis yang telah ditetapkan lihat pada tempat yang telah ditentukan di bagian rekam medis dan di bagian lain.

 

3.   Perekam medis di bagian filing menerima map rekam medis Nn.A keadaan robek pada bagian ujungnya dan juga terdapat lembaran yang lepas dari mapnya.

Apakah yang harus dilakukan perekam medis?

a.   Memperbaiki pengikat lembar dan map rekam medisnya dengan cara memberikan isolatif pada bagian yang robek.

b.   Memperbaiki map rekam medisnya dengan cara memberikan isolatif pada bagian yang robek.

c.   Memperbaiki pengikat lembar rekam medis.

d.   Menggantikan dengan map yang baru.

e.   Langsung menyimpannya ke rak filing.

Alasan:

Rekam medis yang sampulnya rusak atau lembarannya lepas, harus segera diperbaiki untuk mencegah makin rusak/hilangnya lembaran-lembaran yang diperlukan.

 

4.   Berdasarkan data laporan Instalasi Rekam Medis RS. X diketahui angka kejadian misfile mengalami peningkatan setiap harinya, hal ini dapat dilihat dari banyaknya pasien yang menggunakan rekam medis sementara.

Apakah yang harus dilakukan Kepala Rekam Medis?

a.   Mengecek buku ekspedisi rekam medis.

b.   Menghitung tracer yang tidak yang ada di rekam medis

c.   Melakukan monitoring langsung ke Tempat Pendaftaran Pasien (TPP)

d.   Melakukan monitoring langsung ke rak filing secara berkala/periodik

e.   Melakukan monitoring ke Instalasi Rawat Jalan, Rawat Darurat dan Rawat Inap

Alasan:

Pengamatan terhadap penyimpanan harus dilakukan secara periodik, untuk menemukan salah simpan dan menemukan kartu pinjam yang rekam medisnya belum dikembalikan.

 

5.   Perekam Medis RS.X sedang memonitor rak filing ternyata ditemukan banyak sekali map rekam medis yang keluar dari sub rak penyimpanan.

Apakah yang harus dilakukan perekam medis tersebut?

a.   Melaporkan kepada Kepala Rekam Medis jika rak penyimpanan tidak rapi

b.   Mengecek SOP Tentang Penyimpanan Berkas Rekam Medis

c.   Merapikan kembali map rekam medis yang keluar dari sub rak rekam medis

d.   Mengambil map rekam medis yang tidak rapi dan meletakkan ke rak sortir

e.   Membiarkan map rekam medis yang tidak rapi tersebut

Alasan:

Petugas penyimpanan harus memelihara kerapian dan teraturnya rak-rak penyimpanan yang menjadi tanggung jawabnya.

 

Referensi:

Direktorrat Jenderal Pelayanan Medik. 1997. Pedoman Rekam Medis. Jakarta: Depatemen Kesehatan RI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *